Ujian pun kembali datang

tulisan ini merupakan re-posting dari blog boenda yg lain,..

Selasa lalu, suamiku kembali harus pergi ke Jember

Tiada sesuatu apapun di pagi itu, di saat saya dan orang tua mertuaku mengantarnya pergi ke stasiun. Setelah itu pun saya dan pap ibu sempat pula pergi sarapan soto langganan kami

Pun begitu sesampainya di rumah, semua berjalan normal

Hingga siang harinya, sekitar pukul 11 sesudah saya BAB, musibah pun datang,

saya terpeleset dan terjatuh di lantai kamar mandi. Seketika itu pula jantung ini berdebar-debar tidak menentu, pikiran buruk pun memenuhi benakku. Dalam hati tidak henti-hentinya aku berdoa “Robbi,..lindungi anakku….”

Saya pun mencoba berinisiatif untuk rebahan di kasur, menarik nafas dalam-dalam, mencoba tidak melakukan gerakan apapun yang dapat menimbulkan kontraksi, dan terus istighfar memohon ampun dan pertolongan dariNya

Satu jam berlalu, saya mencoba melihat apakah ada flek yang keluar, dan Alhamdulillah tidak! Allahu Akbar…

Saya pun kemudian memenuhi panggilan papi untuk makan siang bersamanya. Karena sat itu saya merasa keadaan cukup aman untuk saya berjalan ke ruang makan, lagipula saya tidak ingin membuat khawatir ayah mertua saya tercinta tersebut, karena beliau selama ini memang sangat overprotektif terhadap saya

Setelah makan siang dan berbincang-bincang dengan papi, saya kemudian ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu. Saat itu apa yang saya khawatirkan sebelumnya terjadi! keluar flek coklat kehitam-hitaman…Astaghfirullah

Sungguh! saat itu saya dilanda rasa takut yang amat sangat, betapa tidak pada kehamilan pertama flek kehitaman itu sudah merupakan pertanda yang cukup serius, yang apabila tidak segera ditangani maka bukan lagi flek coklat yang keluar tetapi darah

Belajar dari pengalaman tersebut, saya pun langsung menelepon rumah sakit tempat biasa saya memeriksakan kondisi si kecil, dan memberitahu kedua orang tua mertua saya, berliau berdua dengan sigap membereskan segala sesuatu untuk persiapan opname. Selepas salat Zuhur, kami pun berangkat

Sesuai dengan perkiraan semula, saya pun diminta untuk bedrest total di rumah sakit

tidak boleh melakukan apapun, sekalipun itu sekedar untuk duduk. Buang air di pispot, dimandikan suster, selalu dipantau tensi dan detak jantung si kecil. Ibu mertuaku yang kemudian selalu menemaniku di rumah sakit

Allahu Robbi…lindungi anakku, sehatkankanlah ia, kuatkanlah ia….

hanya kalimat-kalimat tersebut yang selalu dan selalu keluar dari bibirku

Di tengah rasa takut yang mendalam, sepertinya bayi kecilku memahami gejolak perasaan bundanya, ia berusaha menghiburku dengna tingkahnya yang lucu

Tingkah lucunya itu terasa saat si kecil bermain-main dengan bidan. Ia seolah memilih bidan yang hendak memeriksakan detak jantungnya. Kalau bukan bidan Y, si kecil akan sulit sekali di deteksi detak jantungnya. Sampai-sampai bidan lain yang merasa kesulitan mencari letak si kecil sebelum memeriksa selalu berujar “Ayo dek, jangan main petak umpet ya sayang” tapi tetap saja tidak berpengaruh, si bidan pun menyerah dan mengatakan akan kembali lagi untuk memeriksakan detak jantungnya si bayi

Saya pun iseng menelepon ayahnya, saya ceritakan apa yang sudah terjadi dan meminta ayahnya seolah berbincang dengan bayi mungilku. Saya aktifkan loudspeaker, mendekatkan suara ayahnya yang mengatakan “Nak, ayo kasian susternya sayang, kalau suster datang jangan main dulu ya, nanti saja ya mainnnya”

dan ajaib, saat si bidan datang kembali si kecilpun bisa terdeteksi detak jantungnya!

Uniknya, bila acara idola cilik sedang tayang, detak jantungnya si kecil mudah sekali terdeteksi…

Nah, kalau soal acara idola cilik ini sih sepertinya memang acara favorit anakku deh, soalnya saat saya sedang tidur di pukul 11 atau 12, saya pasti akan terbangun tepat sebelum jam 1, entah ada kekuatan apa yang membuat saya seolah merasa wajib dan harus duduk manis di depan tv menonton idola cilik. Di masa saya mual-mual juga begitu, saat idola cilik sedang tayang, rasa mual-mual yang seharian melanda hilang tidak terasa

huehehehehehehe anakku anakku…lucunya dirimu nak….

Subhanallah…bayangkan bayi kecilku itu baru 3 bulan tetapi sudah bertingkah laku layaknya bayi yang sudah besar!

Kembali lagi ke cerita di rumah sakit…Saat diperiksa oleh dokter kandunganku, sudah jelaslah penyebab mengapa sampai keluar flek. Rupanya, plasenta yang menghubungkan saya dengan buah hati kecil itu letaknya ada di bagian bawah dan itulah yang membuat kehamilan saya rentaaaaaan sekali karenanya dokter menyarankan saya untuk tidak melakukan gerakan apapun yang menimbulkan kontraksi termasuk membelai perut

Namun Alhamdulillah, dari USG terlihat bayi kecilku bergerak-gerak, kondisinya sehat, ukurannya sesuai dengan usianya, ia normal secara pertumbuhannya.

Saat visite, dokter kembali mengingatkan saya untuk berlaku layaknya srikandi, melangkah harus pelan-pelan, tidak boleh naik turun tangga, tidak boleh mengangkat-angkat barang, tidak boleh berhubungan intim dulu, tidak boleh ada gerakan yang menghentak, dan sebaiknya tidak pergi-pergi ke luar kota. Setelah selama 24 jam tidak ada flek yang keluar, barulah saya diizinkan dokter untuk pulang. Sehingga tepat 4 hari 3 malam saya beristirahat total di rumah sakit

Oiya, karena saya terpeleset itulah, satu hari setelah saya masuk rumah sakit, papi langsung membongkar keramik kamar mandi yang ada di kamarku dan menggantinya dengan keramik yang permukaanya kasar tidak seperti keramik sebelumnya

ah, papi dan ibuku sayang, terima kasih banyak atas segala perhatian dan kasih sayangmu

kalian laksana orang tua kandung bagiku….

Alhamdulillah,

Puji syukur tidak terkira ku haturkan padaMu Illahi Robbi

sungguh hanya Engkau yang memiliki kuasa atas dirinya….

-dec, 14th 2008-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s