Pindahan (lagi) yiuuuukkssss

Udah lama sebenernya boenda pengen nyeloteh soal rencana kepindahan ini, namun ayah melarang boenda, dgn alasan segala sesuatu belum ada yang pasti, ya boenda manut-manut aja deh di FB sih…heeeee tp teteupp twitterland jadi pelampiasan (sowwryyy babe)

Berawal di akhir bulan Maret. Ayah dihubungi oleh (ex-bosnya ayah) seseorang yg meminta ayah memasukkan CV untuk mengisi posisi kosong di perusahaan lain (sama-sama perusahaan asing bidang pertanian juga) tapiii di luar pulau Jawa!

waduh…

Boenda mikirnya: “wah waaah jauh dari mana-mana, biaya hidup jg tinggi” (emak2 banget ga sih..hehehe)    M.A.L.E.S

ayah pun juga gitu, ga terlalu responsif….tapi well, semenjak discuss dengan org yg lebih senior, dan di diskusiin lagi sama boenda, si ayah akhirnya masukin juga CV ke perusahaan tersebut. Boenda menyetujuinya karena kota based kerja ayah adalah kota besar, it means lebih mudah akses transportasinya (ga kaya sekarang yg harus ke surabaya dulu), lebih banyak pusat perbelanjaannya, lebih banyak pilihan yang bagus untuk tempat Aira sekolah, soal biaya hidup yg tinggi kan bs minta tawaran gaji naik sekian persen dari gaji sekarang tho?! (hehehe skali lagi pikiran emak2)

Berpikir dengan cara seperti itu, bikin boenda A.N.T.U.S.I.A.S, boenda tungguiiiin setiap ada progress dari lowongan itu, si ayah interview sm si a b c, tes kesehatan hingga akhirnya saat menunggu offering letternya

Tapi eh tetapiii, saat boenda udah antusias, lha si ayah malah kendor. Selidik punya selidik, ternyata ada rasa enggan dalam diri ayah untuk ninggalin zona nyaman nya. Zona nyaman?let me give u some illustration…

Disini, ayah ‘cuma’ bertanggung jawab atas pencapaian sales wilayah Jember (itupun Jember selatan) dengan wilayah yg kecil, ayah punya 4 anak buah (yg kesemuanya sosok yg hebat2!), punya relasi bisnis yg sangat baik, terbukti dengan loyalitas yg ditunjukkan dan ayah di perusahaan yang lamanya ini memiliki reputasi yg baik (hingga level Asia Pasifik mengakuinya) serta punya hubungan yg bagus dengan para atasannya. Ada lagi, konon, seseorang dalam bekerja itu mencari 3 hal:

1. Gaji

2. Kenyamanan

3. Karier

dalam kasus ayah:

1. Gaji –> dengan double digit setiap bulan di luar segala tanggungan dan fasilitas yg disediakan udah lebih dari cukuplah bwt hidup

2. Kenyamanan –> hooo sangat nyaman!

3. Karier –> teritory sales manager bukan hal yg memalukan bukan?!

itu baru bicara dari segi pekerjaan, dari segi kehidupan sosial? siapapun yang datang dan menginap di rumah kami, pasti akan mengatakan satu hal: “enak banget ya tinggal disini

bagaimana ga, disini ga pernah kena macet, banjir, udara yg masih bagus, memiliki tetangga yang baik, lingkungan rumah aman, anak-anak bisa bermain dengan nyaman karena rumah kami di blok buntu, sehingga jarang mobil yg lalu lalang.  Aira belajar jalan jg nyaman karena rumah yg lapang. Semua sudah settle, kami punya kelompok pengajian rutin yg bisa mencharge ruhiyah kami di setiap minggunya, punya teman-teman yg baik. Ayah juga punya jadwal rutin berolahraga.

Boenda jadi M.I.K.I.R lagi (gubraakk!) kenapa???

Karena di tempat ayah kerja nantinya, wilayah kerja ayah lebih luas, dan itu berarti ayah akan sering travelling! akan sering ninggalin kami, malah katanya, dalam sebulan 10-15 hari ada di rumah itu udah bagus banget ='( hiiikkkkssss,…

Kebayang saat2 awal nikah yg masih tinggal pisah (boenda di Surabaya, Ayah di Purwodadi) ga enak bangeeeeeetttt!!! sekarang ajah kalo ayah pergi ke luar kota selama 3 hari udah bikin boenda semaput (yes, call me LEBAY)

Belom lagi Aira yg memang lengkeeeettt sama ayahnya. Aira terbiasa main sama ayahnya di malam hari, terbiasa dipijit ayah, terbiasa tiduran di dada ayah nikmatin dibacakan cerita sebelum ia tidur. Kalo seharian ga ketemu ayah, sudah dapat dipastikan Aira bisa begadang sampe larut malam hanya untuk bermain dengan ayah. Sampe2 kalo ayah ke luar kamar untuk BAK, Aira bisa teriak-teriak merangkak ke kamar mandi dan menunggui ayahnya keluar dari kamar mandi di depan pintu. Nah, apa kabar nantinya kalo dia ditinggal2 ayahnya dalam jangka waktu lama???

oh mai oh maiii….

yayayayayyaya…bingung euyh,………..

Seseorang berkata ke ayah:

“Mik, sebagai sahabat, mumpung masih muda, anak masih kecil, kejarlah kariermu! disana (perusahaan baru) akan banyak hal yg bisa kamu pelajari, jangan banyak berharap soal karier disini (perusahaan lama)”


Nah nah nah, makin bingung lah boenda. Di satu sisi, meragukan KEDEWASAAN diri sendiri, di sisi lain, masak iya karena ogah ditinggal-tinggal (aka ketidakdewasaan tersebut) bikin suami jadi mandek kariernya???!!

dan saat offering letter itu datang, so what?! apa nih keputusannya??? paket yg ditawarkan pun bagus baik dari segi gaji, tanggungan dan fasilitas. hmmm…..dibawa salat for sure! habis kl diskusi dgn banyak orang, akan semakin bikin kami (khusunya boenda) bingung

Semakin lama,… ya udah bismillah! boenda sokong! kesuksesan ayah = kesuksesan boenda = kesuksesan keluarga,…alah bisa karena biasa, dan pasti akan bisa kuat di saat ayah sering travelling, harus bisa!

dan ditandatanganilah offering letter tersebut, lalu dibuatlah surat resign ke perusahaan lama, bismillah ya yah…semoga ini adalah jalan menuju sukses berikutnya

praktis, selama 2 tahun boenda ikut ayah (baca: nikah) boenda udah 3x pindah:  Surabaya-Semarang, Semarang-Jember, dan next: JEMBER-MAKASSAR!  =)

-siBoenda-

seseorang yg akan selalu mencintai ayah hari ini, esok, dan selamanya

12 thoughts on “Pindahan (lagi) yiuuuukkssss

  1. Oalaaaah …
    Jadi ini maksud dari status ‘menghitung hari’nya dek Jat selama beberapa waktu kemaren di FB, to?! :p

    btw, panggilan kantornya dek Jat: Miko?

  2. enak mbak bisa travelling🙂 mumpung anak msh kecil, klo anak dah sekolah, nah itu baru repot ngurus surat pindah, heheehe..semoga betah ya di tempat baru🙂

  3. wooow! seumur2 dr kecil ga pernah ngrasain pindah2…jadi mgk aku ga bakal bisa klo ky kmu :”) apalgi ditinggal2 hubby *bakal mewek di pojokan smape bengep*

    ok mak, sukses ya! mudah2an mjd berkah bagi kelg, amien. Kiss2 Aiai

  4. salam kenal yaa…makassar enak koo..baguuus,aku org jakarta tp pernah berkunjung kesana ke rumah temenku yg org makassar juga,mirip2 sama bandung tapi lebih besar🙂 semoga betah yaa..

  5. Assalamualaikum…. Salam kenal, di Makassar-nya di mana Mba…..(Btw, rumah di Makassar masih ada yang murah dan cukup nyaman kok…., he..he..) Aku di Swiss (seputar wilyah sudiang)…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s