Membangun konsep diri positif

#latepost, resume kajian parenting yg pernah saya dan suami ikuti
Semoga bermanfaat 😙

Membangun konsep diri positif..
Irawati istadi
11 februari 2016

● belum tentu ortu memiliki konsep diri +
● jika teknik komunikasi kita dgn anak tepat, anak  akan memiliki konsep diri +,  anak akan menjadi mudah diberi pengertian

image

● jika memiliki konsep diri +, akam cenderung memberi arti + atas setiap ujian yg datang ke dalam hidupnya
● memiliki konsep diri + pun akan membuat anak bs menejemen dirinya dgn baik
● orang yg memiliki konsep diri + kecenderungannya memiliki prasangka baik thdp Allah
● konsep diri masuk ke pikiran bawah sadar dan mempunyai bobot pengaruh sebesar 88% thdp perilakunya
● kesuksesan seseorang sgt ditentukan o/konsep dirinya

Komponen konsep diri

1. Self idea –> gambaran ideal yg diberikan ortu.. misal, gambaran ideal kesuksesan seperti apa? Apa dlm bentuk materi, berbentuk gambaran ideal anak yg tahfidz Qur’an

2. Self image –> gambaran anak ttg dirinya.. yg ditangkap oleh panca indra anak

3. Self esteem –> penilaian anak ttg citra dirinya, dibandingkan dgn gambaran idealnya

Misal: ortu yg memberi gambaran ideal seorang anak yg sukses adalah yg soleh, hafal Qur’an, berpegang teguh pd Al Qur’an dan hadits.. anak membandingkan gambaran dan kemampuan diri nya dgn gambaran ideal tsb

● Ortu berperan jg dlm mengembangkan kepercayaan diri anak membangun self image nya
● Konsep diri juga dipengaruhi masukan yg anak terima, terutama dr ortunya
● kalau anak sudah punya konsep diri -, ubah dulu konsep diri tsb bs dgn cara di sebut2 terus dgn panggilan2 +

● karakter konsep diri +

1. Merasa mampu mengatasi masalah
2. Merasa setara dgn orang lain
3. Bs menerima kekurangan diri
4. Merasa mampu memperbaiki diri

● udah usia dewasapun masih bs berubah menjadi konsep diri yg +

● ciri sifat konsep diri +

1. Selalu optimis
2. Berani mencoba hal2 baru
3. Berani sukses
4. Berani gagal
5. Percaya diri
6. Antusias
7. Merasa diri berharga
8. Berani menetapkan tujuan hidup
9. Bersikap dan berpikir +
10. Dpt menjadi pemimpin yg handal

● karakter konsep diri –

1. Cenderung merasa tidak disukai orang lain
2. Tidak perduli thdp orang lain dan lingkungan –> contohnya, mengambil sesuatu sbanyak2nya hanya u/kepentingan dirinya sendiri
3. Mengalami hambatan dlm.pergaulan sosial
4. Tdk bs menerima kekurangan diri –> suka blamming ke orang lain
5. Sensitif thdp kritik

Pembentukan konsep diri dari diterimanya ‘pengakuan masyarakat’  Kalau ada pengakuan masyarakat thdp anak lita, kita counter dulu lalu gali alasan knp anak kita bs sperti itu.. selamatkan harga diri anak kita

Yg ditentukan oleh

1. Siapa yg memberikan pengakuan.. makin dekat hubungannya dgn anak, akan semakin berpengaruh
2. Tingginya intensitas emosional pengakuan
Klo anak menghadapi 1 masalah yg memancing emosi negatif dy, dan kita beri masukan yg +, itu akan berlipat2 efeknya ke anaK..
cari apa yg paling anak sukai, atw yg paling tidak disukai anak, pengalaman yg menarik buat anak
3. Repetisi pengakuan yg berkualitas… bs berupa verbal, bs audio visual.. cari cari yg unik, kreatif. Hindari cara yg sama
Proses ini bs berlaku pd usia berapapun, tp paling efektif terbentuk di usia awal masa anak2
4. Bantu dgn doa

Cara menumbuhkan konsep diri

1. Beri keteladanan terbaik
2. Tunjukkan kebanggaan thdp anak
3. Hargai perasaan dan pendapatnya
4. Mengajak anak menikmati petualangan hidup +
5. Bermain dgn anak, saat emosi anak baik, akan sangat mudah memberikan masukan2 +
6. Membangkitkan jiwa anak..ingatkan anak2 akan janji Allah
7. membesarkan hati anak
8. Memberikan bacaan yg menginspirasi –> c/ biografi org2 sukses
9. Mengajak anak mengidolakan tokoh berkualitas
10. Menyediakan fasilitas pendidikan di rumah

● tabungan penghargaan = konsep diri
Semakin banyak pengakuan + yg masuk ke anak, maka konsep diri + anak akan lebih tingg
● anak yg bahagia, enjoy, menikmati tantangan = anak yg memiliki konsep diri +

● mengubah konsep diri – ke +: input + diperbanyak dgn suasana emosional yg tinggi

● hindari nasehat yg sama terlalu banyak diulang.. rasulullah pun mengajarkan memberi jeda saat memberi nasihat (menghemat nasihat)

● berilah nasihat di saat emosi anak sedang baik

● Anak yg haus pujian, biasanya krn memiliki konsep diri –

Cara muji yg benar:
1. Puji tindakannya
2. Jgn krn kita ada maunya
3. Kaitkan langsung kepada Allah.. misal: kamu hebat ya, Allah memberimu kekuatan dalam berhitung..
4. Hindari memuji dgn cantik, ganteng.. krn anak akan menyematkan citra dirinya pada tampilan fisik

@onlyzie

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s